Ditulis Oleh : Sri Mulyanih
Suasana pagi ini sangat cerah dan sejuk. Matahari bersinar menyinari bumi. Pagi ini semua murid melaksanakan salat duha di lapangan bersama-sama. Aku dan teman-temanku mengikuti kegiatan tarhib Ramadan di sekolah. Kegiatan ini dilakukan setiap tahun untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Ustaz Fatih menjelaskan tatacara untuk berpuasa di bulan Ramadan dan hal-hal yang diutamakan di bulan Ramadan. Pak Ustaz juga menjelaskan bahwa puasa harus didahului dengan niat karena Allah.
“Mengapa harus niat karena Allah?” tanya Fauzan temanku yang sejak tadi fokus mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh Pak Ustaz.
“Jika kita berpuasa karena Allah semua yang kita lakukan akan tercatat sebagai amal kebaikan. Jadi kita berpuasa bukan karena ingin dipuji, bukan karena ingin mendapat hadiah dan bukan pula ingin riya,” ungkap Pak Ustaz.
“Kalau begitu apa hikmah yang kita rasakan kalau kita berpuasa karena Allah?” tanya Sofia yang juga mendengarkan penjelasan Pak Ustaz.
“Banyak sekali hikmah yang kita dapatkan jika kita berpuasa karena Allah. Di antaranya kita merasa ringan ketika menjalankan ibadah puasa meskipun kita lapar dan haus karena kita sudah berniat dengan hati yang Ikhlas. Selain itu kita juga akan memiliki rasa empati kepada fakir
miskin dan teman-teman yang belum beruntung dalam kehidupan sehari-hari,” jawab Ustaz Fatih dengan senyum bahagia. ***


Bacaan anak yang inspiratif