Ditulis Oleh : Endang Fatmawati
Di sudut kamar Dafa, ada sepasang sepatu biru laut yang warnanya sudah pudar. Sepatu ini ada goresan kehitaman di sisinya, tapi masih terasa nyaman ketika dipakai. Dulu, sepatu itu selalu menemani Dafa berlari di taman, melompat di genangan air, dan bermain bola bersama teman. Dafa sangat menyukai sepatunya karena banyak sekali kenangan manis bersamanya.
Suatu pagi, Ibu berkata, “Dafa, kenapa tidak pakai sepatu barumu?”
Dafa memeluk sepatu lamanya dan menjawab, “Sepatu lama ini masih kuat dan bisa dipakai, Bu. Dafa bersyukur masih punya sepatu yang bisa digunakan. Banyak anak lain tidak punya sepatu seperti ini.”
Dengan senyuman, ia memakai sepatunya dan berjalan ke sekolah penuh semangat. Saat perjalanan pulang dari sekolah, Dafa melihat Rina, temannya, yang hanya memakai sandal tipis karena sepatunya rusak.
Dafa mengajak Rina ke tukang sol sepatu, “Ayo, kita perbaiki sepatumu agar kamu bisa tetap berjalan nyaman!” Rina tersenyum bahagia, matanya berbinar.
Sesampainya di tukang sol sepatu, tukang segera memperbaiki sepatu Rina. Saat pulang, Dafa bercerita pada Ibu, “Ternyata, dengan bersyukur dan merawat barang, kita bisa lebih bahagia dan membantu orang lain.”
Ibu memeluk Dafa dengan bangga. ***

