Ditulis Oleh : Rika Sa'diyah
Rara duduk di ruang tamu sambil memegang kaca pembesar, Ia memandangi kulit tangannya dengan penuh rasa ingin tahu.
“Bunda, tubuh kita ini sebenarnya terbuat dari apa, ya?” tanya Rara penasaran.
Bunda tersenyum lalu duduk di samping Rara, “Tubuh kita ini ajaib, Rara, kita terbuat dari bagian-bagian kecil sekali yang disebut sel.”
“Sel? Kecil banget, ya Bun? Bisa dilihat gak?” tanya Rara sambil mendekatkan kaca pembesarnya lagi.
“Tidak bisa dilihat dengan kaca pembesar,” jawab Bunda. “Harus pakai mikroskop yang sangat kuat, sel-sel tersebut berkumpul dan bekerja sama membentuk jaringan.”
“Jaringan? Kayak jaringan internet ya Bun?” Rara mengerutkan dahi,
“Bukan, Ra, Jaringan di tubuh adalah kumpulan sel yang punya tugas sama, misalnya, sel-sel kulit membentuk jaringan kulit, sel-sel otot membentuk jaringan otot.”
“Berarti tangan Rara bisa bergerak karena otot ya, Bun?”
“Betul. Setiap sel punya tugasnya sendiri, ada sel darah yang mengantar oksigen, sel otot yang membuatmu bisa berlari, sel otak yang membantumu berpikir.”
Rara tersenyum lebar.
“Bunda, Rara jadi bangga sama tubuh sendiri, ternyata tubuh Rara hebat!”
Bunda mengusap kepala Rara, “Makanya, kita harus menjaga tubuh dengan makan sehat, tidur cukup, dan banyak bergerak.”
Rara mengangguk mantap.
“Siap! Mulai hari ini, Rara akan lebih sayang pada tubuh karena tubuh Rara terdiri dari sel-sel yang bekerja keras!”
Rara dan Bunda saling berpelukan, merayakan pengetahuan
baru tentang tubuh yang ajaib. ***

