Ditulis Oleh : Thathit Manon Andini
Di tengah hutan tinggal seekor Kura-kura bernama Kuri dan seekor kelinci bernama Lilin. Mereka bertetangga, namun jarang sekali bersama karena sikap dan kebiasaan mereka yang sangat berbeda. Suatu pagi yang cerah, mereka berdua duduk-duduk santai dan tiba-tiba Lilin punya ide.
“Ayo, Kuri kita lomba mengelilingi kolam itu!” seru Lilin.
“Ayo … siapa takut,” jawab Kuri dengan semangat.
Lilin berjalan cepat, sedangkan Kuri berjalan pelan. Kuri kelelahan akhirnya terperosok ke parit. Lilin kesal menunggu Kuri tidak kunjung naik ke atas.
Lilin berkata dengan nada kesal, “Ayo Kuri segera ke atas.”
Dan Kuri merasa kesal karena Lilin tidak berusaha menolongnya. Mereka tidak saling menyapa. Besoknya, Lilin baru menyadari kesalahannya. Akhirnya mereka bertemu dan saling minta maaf.
“Maaf Kuri, kemarin aku kira kamu nggak segera ke atas karena tidak berusaha,” ucap Lilin.
“Aku juga minta maaf karena aku mengira kamu tidak mengerti aku karena tidak menolongku,” jawab Kuri.
“Iya Kuri … kita itu beda, selama kita saling mengerti dan menghargai, semuanya baik-baik saja, mari berteman selamanya,” kata Lilin. ***

